Senin, 24 Mei 2021

Makalah Kompetensi Guru Bagian Profesional

 

PAPER MATA KULIAH ETIKA PROFESI KEGURUAN

KOMPETENSI GURU BAGIAN PROFESIONAL

Disusun Guna Memenuhi Salah Satu tugas Terstruktur

Etika Profesi Keguruan







 

 

 

 

 

 

                                                           

Disusun oleh kelompok 6 :

1.      Suci Nirmalasari PTIK smt 4 (191223009)

2.      Yudi Wahyu Azhari PTIK smt 4 (191223007)

3.      Kania Sakha Fadilla PGSD smt 2C (206223138)

4.      Aan Andri PGSD smt 2C (206223128)

 

 

 

STKIP MUHAMMADIYAH KUNINGAN

2021/2022

 

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatu

 

            Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kami kemudahan sehingga dapat menyelesaikan  paper ini dengan tepat  waktu.Tanpa pertolongan –Nya tentunya tidak akan sanggup untuk menyelesaikan paper ini dengan baik. Sholawat serta salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yaitu Nabi Muhammad SAW yang kita nanti-nantikan sa’faatnya di akhirat nanti .

Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Irfan Fajrul Falah,M.Pd selaku dosen mata kuliah Etika Profesi Keguruan yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengertahuan serta wawasan sesuai dengan bidang studi yang kami tekuni.

 Penulis tentu menyadari bahwa paper ini masih jauh dari kata sempurna dan masih banyak terdapat kesalahan serta kekurangan didalam nya . Untuk itu ,  penulis mengharapkan kritik serta saran dari pembaca untuk paper ini, supaya paper ini nantinya dapat menjadi paper yang  lebih baik lagi.

   

 

 

Kuningan,Februari 2021

 

Penulis

 

 

 

 

 

 

 

                                                DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………….

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………

BAB I………………………………………………………………………………………

PENDAHULUAN…………………………………………………………………………

A.    LATAR BELAKANG………………………………………………………………

B.     RUMUSAN MASALAH…………………………………………………………...

C.     TUJUAN PERMASALAHAN……………………………………………………..

BAB II……………………………………………………………………………………..

PEMBAHASAN ………………………………………………………………………….

BAB III…………………………………………………………………………………….

PENUTUP…………………………………………………………………………………

      KESIMPULAN…………………………………………………………………………

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG

Guru memegang peranan yang sangat penting dalam dunia pendidikan karena guru merupakan orang yang pertama yang bertugas  membimbing, mengajar, melatih anak didik untuk mencapai kedewasaan. Selain tugas utama diatas guru juga harus mampu memotivasi, mempengaruhi menggugah dan mengubah peserta didik kearah yang lebih baik.  Hal ini sejalan dengan pendapat Amirullah syarbini (2015:9). Bahwasanya tugas guru hebat tidak semata- mata memindahkan ilmu pengetahuan (transfer of knowledge),tetapi juga menanamkan nilai (transfer of value), dan keterampilan hidup (transfer of life skill) kepada peserta didik. ( Amirullah syarbini, 2015:9).

Guru hebat itu adalah guru yang professional di bidangnya, dan untuk mencapai derajat professional, seorang guru harus melengkapi dirinya dengan berbagai kompetensi, antara lain sebagai berikut. Pertama, kompetensi kepribadian, yakni kemampuan personal guru yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif dan berwibawa menjadi teladan bagi peserta didik, dan berahlak mulia. Kedua, kompetensi pedagogik, yakni pemahaman terhadap peserta didik, perncanaan dan pelaksanaan pembelajara, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya. Ketiga professional, yakni penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan subtansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur  dan metodologi keilmuan. Keempat , kompetensi sosial, yaitu kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesame pendidik, tenaga kependidikan, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.

B.     RUMUSAN MASALAH

1.      Apa yang dimaksud dengan kompetensi guru?

2.      Apa saja kompetensi yang harus dimiliki guru?

 

C.     TUJUAN MASALAH

1.      Mengetahui apa itu kompetensi guru 

2.      Mengetahui kompetensi yang harus dimiliki seorang guru

 

BAB II

PEMBAHASAN

A.     Kompetensi Profesional

Yaitu kemampuan guru dalam penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkan membimbing peserta didik memenuhi standar kompetensi yang diterapkan dalam standar nasional pendidikan. Dijelaskan secara rinci data PP nomor 74 tahun 2008 bahwa kompetensi profesional guru merupakan kemampuan guru dalam mengusai pengetahuan, teknologi dan seni budaya yang diampunya meliputi, (1) menguasai materi secara luas sesuai dengan satuan pendidikan mata pelajaran yang akan diampu, (2) menguasai konsep dan metode disiplin pengetahuan teknologi sesuai dengan satuan pendidikan mata pelajaran yang diampu.

B.     Komponen Kompetensi Profesional Guru

Menurut Cooper dalam Satori (2009) terdapat 4 komponen kompetensi profesional guru, yaitu

-          Memiiki pengetahuan tentang belajar dan tingkah laku manusia

-          Memiliki pengetahuan dan menguasai bidang studi yang diampu

-          Memiliki sifat yang tepat terhadap diri sendiri, sekolah, teman sejawat, dan bidang studi yang diampu

-          Memiliki keterampilan menyampaikan materi ajar

Satori sendiri mengemukakan beberapa komponen kompetensi profesioanal seperti berikut.

1.      Penguasaan bahan mata pelajaran

Penguasaan bahan mata pelajaran adalah kemampuan mengetahui, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, menyintesiskan, dan mengevaluasi sejumlah pengetahuan keahlian yang diajarkan. Ada dua hal berkaitan dengan penguasaan bahan mata pelajaran, yaitu:
a.   Menguasai bahan bidang studi dan kurikulu sekolah
b.    Menguasai bahan pendalaman dan pengaplikasiannya.

2.      Pengelolaan program belajar mengajar

Kemampuan ini meliputi kemampuan dalam merumuskan tujuan instruksional, kemampuan mengenal, menguasai, dan menggunakan metode mengajar, kemampuan memilih dan menyusun prosedur instruksional yang tepat, kemampuan melaksanakan program belajar mengajar, kemampuan mengenal potensi siswa, serta kemampuan merencanakan dan melaksanakan pengajaran remedial.

3.      Pengelola kelas

Pengelolaan dan penggunaan media serta sumber belajar, Kemampuan pengelolaan dan penggunaan media serta sumber belajar pada dasarnya merupakan kemampuan menciptakan suasana belajar kondusif yang dapat merangsang belajar siswa sehingga menjadi efektif dan efisien.

4.      Penguasaan landasan-landasan pendidikan
Kemampuan ini berkaitan dengan:

a.       Mempelajari konsep dan masalah pendidikan dengan sudut tinjauan sosiologis, filosofis, historis, dan psikologis

b.      Mengenal fungsi sekolah sebagai lembaga social

c.       Mengenal karakteristik siswa secara fisik dan mental

5.      Mampu menilai prestasi belajar mengajar
Kemampuan ini adalah kemampuan dalam mengukur perubahan tingkah laku siswa dan kemampuan mengukur kemahiran diri sendiri dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran.

6.       Memahami prinsip-prinsip pengelolaan lembaga dan program pendidikan disekolah
Di sini guru dituntut keterlibatannya dalam membantu kepala sekolah dalam berbagai kegiatan pendidikan di sekolah, memahami dasar berorganisasi, bimbingan penyuluhan, program ko dan ektrakurikuler, perpustakaan sekolah dan hal-hal terkait lainnya.

7.      Menguasai metode berpikir
Menguasai metode berpikir maksudnya berpikir dengan pendekatan berpikir keilmuan (berpikir ilmiah).

8.      Meningkatkan kemampuan dan menjalankan misi profesional
Guru harus mengembangkan potensi dirinya secara berkesinambungan agar wawasannya menjadi luas dan tidak ketinggalan iptek.

9.      Terampil memberikan bantuan dan bimbingan kepada siswa
Untuk ini guru perlu memahami berbagai teknik bimbingan belajar dan dapat memilihnya dengan tepat dalam rangka membantu siswa.

10.  Memiliki wawasan tentang penelitian pendidikan
Guru sangat perlu mengikuti perkembangan yang terjadi dalam dunia pendidikan terutama yang berkaitan dengan tugas-tugas pokoknya di sekolah.

11.   Mampu memahami karakteristik peserta didik
Pemahaman yang dimaksud meliputi pemahaman tentang kepribadian siswa, perbedaan individual, kebutuhan, motivasi dan kesehatan mental, tugas perkembangan, dan fase perkembangan.

12.  Mampu menyelenggarakan administrasi sekolah
Kemampuan ini meliputi kemampuan mengenal dan melaksanakan pengadministrasian sekolah, mengatasi kelangkaan sumber belajar, membimbing siswa merawat sumber-sumber belajar lainnya.

13.  Memiliki wawasan tentang inovasi pendidikan
Guru harus mampu berperan sebagai inovator atau agen perubahan dengan menguasai wawasan yang cukup tentang berbagai inovasi dan teknologi pendidikan yang berkembang.

14.  Berani mengambil keputusan
Kemampuan mengambil keputusan pendidikan bertujuan agar guru tidak terombang-ambing dalam ketidakpastian.

15.  Memahami kurikulum dan perkembangannya
Guru harus memahami konsep dasar dan langkah-langkah pokok dalam pengembangan kurikulum.

16.  Mampu bekerja berencana dan terprogram
Guru dituntut agar bisa bekerja secara teratur dan berurutan dengan kreatifitas yang tinggi.

17.   Mampu menggunakan waktu secara tepat
Selain tepat waktu masuk dan keluar kelas, guru juga harus bisa membuat program kegiatan dengan durasi dan frekwensi yang tepat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Kompetensi Profesional, Yaitu kemampuan guru dalam penguasaan materi pelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkan membimbing peserta didik memenuhi standar kompetensi yang diterapkan dalam standar nasional pendidikan.

Komponen Kompetensi Profesional Guru

Menurut Cooper dalam Satori (2009) terdapat 4 komponen kompetensi profesional guru, yaitu

-          Memiiki pengetahuan tentang belajar dan tingkah laku manusia

-          Memiliki pengetahuan dan menguasai bidang studi yang diampu

-          Memiliki sifat yang tepat terhadap diri sendiri, sekolah, teman sejawat, dan bidang studi yang diampu

-          Memiliki keterampilan menyampaikan materi ajar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

https://ismail6033.blogspot.com/2018/01/makalah-kompetensi-guru.html

http://wanitapencariilmu.blogspot.com/2016/10/makalah-kompetensi-profesional-guru.html

http://makalahriasari.blogspot.com/2015/06/makalah-kompetensi-profesional-guru.html

https://www.ilmiahku.com/2019/12/makalah-kompetensi-guru.html

 

Makalah Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi

 

 

Makalah

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Baca Tulis Al-Qur'an

Dosen pengampau : Maskam M.Pd

 

 

 

 



 

 

 

 

 

Disusun oleh :

Kelompok 7

Aan Andri (206223128)

Purkon Sidik (206223097)

Nugraha Cahya Wiguna (206223108)

 

 

 

FAKULTAS KEGURUAN PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN MUHAMADIYAH KUNINGAN

2020-2021


 

KATA PENGANTAR

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah penulis bersyukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah –Nya, sehingga makalah kelompok ini dapat terselesaikan sesuai waktu yang ditentukan. Penulisan makalah ini dibuat sebagai media pembelajaran dalam rangka memenuhi Mata Kuliah Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ). Penulis menyadari dalam menyelesaikan tugas makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan motivasi dan saran dalam proses pembuatan makalah ini.Demikain makalah ini kami buat dan semoga dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan bagi kami khususnya.. Aamiin

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

 

 

Tasikmalaya, April 2021

 

 

Penulis


 

DAFTAR ISI

 

Kata Pengantar ....................................................................................................................................2

Daftar Isi ..............................................................................................................................................3

Bab I Pendahuluan ............................................................. ................................................................4

A.     Latar Belakang ....................................................... ................................................................4

B.     Rumusan Masalah ................................................ ................................................................4

C.     Tujuan Penulisan ................................................. ................................................................4

D.    Manfaat Penulisan .................................................... .............................................................4

Bab II Pembahasan ........................................................ ....................................................................6

A.    Pengertian Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi ..............................................................................6

B.     Contoh Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi .................................................................................7

Bab III Penutup ..........................................................................................................................8

A.     Kesimpulan ............................................................. ................................................................8

B.     Saran ............................................................. ................................................................8

Daftar Pustaka ..........................................................................................................................9


 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    LATAR BELAKANG

Tajwid secara bahasa adalah membaguskan, sedangkan menurut istilah adalah mengeluarkan setiap huruf dari tempat keluarnya dengan memberikan hak dan mustahaknya. Yang dimaksud dengan hah huruf adalah sifat asli yang selalu bersamanya sepertisifat al-jahr, isti'la, istif'al, dan sebagainya. Adapun yang dimaksud dengan mustahak huruf adalah sifat yang tampak sewaktu-waktu, seperti tafkhim, tarqiq, ikhfa, iqlab, dan sebagainya.

Para ulama telah menyusun ilmu tajwid, serta menyusun pokok-pokoknya dan menyimpulkan hukum-hukumnya dari tata cara membaca yang diwaruskan oleh Nabi Muhammad SAW., para sahabatnya dan para thabi'in.

Tujuan mempelajari ilmu tajwid adalah menjaga lisan dari kesalahan tatkala membaca Al-Qur'an. Oleh karena itu, hukum atau aturan dalam membaca Al-Qur'an adalah fardu 'ain bagi setiap mukallaf. Panduan ringkas hukum-hukum tajwid ini akan dimulai dengan sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan para ulama tajwid yaitu hukum isti'azah dan basmalah.

Hukum membaca Al-Qur'an sesuai dengan kaidah ilmu tajwid adalah fardu 'ain. Jadi, mungkin saja terjadi seorang Qori' bacaannya bagus dan benar, namun sama sekali ia tidak mengetahui istilah-istilah ilmu tajwid seperti idzhar, mad lin dan sebagainya. Tajwidadalah ilmu yang sangat mulia. Hal ini karena keterkaitannya secara langsung dengan Al-Qur'an.  Bahkan dalam dunia Ilmu Hadits, seorang alim tidak akan mengajarkan hadits kepada muridnya sehingga ia sudah menguasai ilmu Al-Qur'an.

Tujuan mempelajari tajwid adalah untuk menjaga lidah agar terhindar dari kesalahan dalam membaca Al-Qur'an.

 

B.     RUMUSAN MASALAH

Bagaimana hukum bacaan Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi?

 

C.    TUJUAN PENULISAN

Untuk mengetahui hukum bacaan Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi.

 

D.    MANFAAT PENULISAN

Penulisan dapat mengetahui hukum bacaan Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi, contoh Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi dan macam-macam Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi, dan bagaimana pengembangan serta komponen dan penyusunan bacaan hukum Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi, dengan adanya penulisan ini menambah wawasan penulis mengenai Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi.


 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A.    Pengertian Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi

Mad lazim mutsaqqal kalimi atau mad lazim kilmi mutsaqqal adalah apabila mad bertemu huruf yang bertasydid dalam satu kata. Panjangnya 6 harakat atau 3 alif.

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwnp2lCLJe01V2UseMqCsnqzdNOFzh0YHuAM5bm6ly3k7p1nrxP8Dm4mrOKPLEjKnMMjucMhg0izVwcrkQp9m0FOdE6phZ_E7flFyF07jgIuAdELE2iRTvRY9YMN92gUfx10K0PjCBd7w/s320/Mad+Lazim+Kalimi.jpg

Contoh Mad Lazim

Disebut mad lazim karena dua hal :

Pertama, semua ulama ahli qiraat sepakat bahwa panjangnya 6 harakat.

Kedua, panjangnya tetap sama ketika washal maupun waqaf.

Contoh :

وَلَاالضَّآلِّيْنَ – الصَّآخَّهُ  -مِنْ دَآبَّةٍ - أَتُحَاجُّونِّي

Termasuk mad lazim kilmi mutsaqqal juga apabila mad yang terdapat pada hamzah dan menghadapi huruf bertasydid. Di dalam Al-Qur’an hanya ada pada empat ayat, yaitu Al-An’am 143 - 144, Yunus 59, dan An-Naml 59.

قُلْ آلذَّكَرَيْنِ حَرَّمَ أَمِ الْأُنْثَيَيْنِ

قُلْ آللَّهُ أَذِنَ لَكُمْ

آللَّهُ خَيْرٌ أَمَّا يُشْرِكُونَ

Adapula yang memasukkannya ke dalam mad farqi. Dinamakan mad farqi karena untuk membedakan kalam khabari dengan kalam istifham. Hamzah pada keempat ayat di atas adalah hamzah istifham. Sebenarnya cara membaca hamzah pada keempat ayat di atas ada dua macam :

Pertama, adalah dengan ibdal yakni mengganti hamzah kedua menjadi alif sehingga terdapat huruf mad pada hamzah.

Kedua, adalah dengan tashil karena dua hamzah berdekatan. Untuk lebih jelasnya tentang praktik tashil pada ayat di atas silakan talaqi dengan guru ahli.

Catatan :

Adanya tasydid merupakan tanda adanya proses idgham.

Mad lazim mutsaqqal kalimi terjadi pada satu kata. Apabila mad bertemu huruf bertasydid pada kata berikutnya tidak dihukumi mad lazim mutsaqqal kalimi, bahkan gugur hukum madnya. Contoh :

وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ

وَفِي الرِّقَابِ

وَإِذَا السَّمَاءُ فُرِجَتْ

 

B.     Contoh Mad Lazim Mutsaqqal Kalimi

Berikut adalah contoh mad lazim kilmi mutsaqqal di Al-Qur’an lengkap dengan keterangan ayat dan suratnya :

• Al-Fatihah : 7

غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

• Al-Baqarah : 76

لِيُحَاجُّوكُمْ بِهِ عِنْدَ رَبِّكُمْ

• Al-Baqarah : 164

وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ

• Al-‘An’am : 80

وَحَاجَّهُ قَوْمُهُ قَالَ أَتُحَاجُّونِّي فِي اللَّهِ

• Az-Zumar : 64

قُلْ أَفَغَيْرَ اللَّهِ تَأْمُرُونِّي أَعْبُدُ أَيُّهَا الْجَاهِلُونَ

• Ar-Rahman : 39

فَيَوْمَئِذٍ لَا يُسْأَلُ عَنْ ذَنْبِهِ إِنْسٌ وَلَا جَانٌّ

• Al-Mulk : 19

فَوْقَهُمْ صَافَّاتٍ وَيَقْبِضْنَ

• An-Naziat : 34

فَإِذَا جَاءَتِ الطَّامَّةُ الْكُبْرَى

• Abasa : 33

فَإِذَا جَاءَتِ الصَّاخَّةُ

• Al-Fajr : 18

وَلَا تَحَاضُّونَ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ

*Penulisan yang lebih tepatnya silakan lihat di Al-Qur’an.


 

BAB III

PENUTUP

 

A.    KESIMPULAN

Mad lazim mutsaqqal kalimi atau mad lazim kilmi mutsaqqal adalah apabila mad bertemu huruf yang bertasydid dalam satu kata. Disebut mad lazim karena semua ulama ahli qiraat sepakat bahwa panjangnya 6 harakat dan panjangnya tetap sama ketika washal maupun waqaf.

DAFTAR PUSTAKA

Makalah Kompetensi Guru Bagian Profesional

  PAPER MATA KULIAH ETIKA PROFESI KEGURUAN KOMPETENSI GURU BAGIAN PROFESIONAL Disusun Guna Memenuhi Salah Satu tugas Terstruktur Etika...